Tampilkan postingan dengan label sinopsis buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sinopsis buku. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 Maret 2012

Sinopsis Buku A. Fuadi : Ranah 3 Warna

Ranah 3 Warna adalah sekuel dari trilogi Negeri 5 Menara yang ditulis Ahmad Fuadi. Buku ini mengisahkan tentang perjalanan hidup Alif di tiga ranah, Bandung , Amman, dan Saint Raymond. Fyi, cerita di buku ini terinspirasi oleh kisah nyata penulis.
Alif yang baru saja lulus dari Pondok Madani bertekad untuk masuk perguruan tinggi negeri, menyusul Randai yang sudah lebih dulu masuk ITB. Persaingan sejak kecil dengan Randai membuatnya gigih untuk belajar dan lolos tes UMPTN. Ia pun berniat meminjam buku bekas teman-temannya dahulu agar bisa menguasai pelajaran-pelajaran yang akan diujikan. Semangatnya menggebu-gebu saat itu. Namun, satu pertanyaan dari Randai sempat menciutkan semangatnya itu.

Sinopsis Buku Baban Sarbana : On the Road

Buku kedua dari serial Lebah Cerdas (sebelumnya Baban Sarbana telah menelurkan “Hati Tak Bersudut”) ini nyaris terjebak menjemukan pembaca seandainya hanya berkisah mengenai pengalamannya selama berkereta api. Penulis menyiasatinya dengan pengalamannya di luar “gerbong kereta” seperti yang tersaji dalam cerita “Supir Taksi yang Komentator”, “Penumpang yang Aneh”, “Tukang Ojeknya Wanita”, dan “Gadis Slow Motion Jaga Kios Ponsel”. Saya jadi tahu kenapa tukang cukur kebanyakan dari Garut dalam “Tintin van Garut”. Saya bahkan ngakak pada cerita “Parung Bingung dan Bantar Kambing”.

Rabu, 07 Maret 2012

Sinopsis Buku A. Fuadi : Negeri 5 Menara

Kisah ini diawali lima sahabat yang sedang mondok di sebuah pesantren, dan kemudian bertemu lagi ketika mereka sudah beranjak dewasa. Uniknya, setelah bertemu, ternyata apa yang mereka bayangkan ketika menunggu Azhan Maghrib di bawah menara masjid benar-benar terjadi. Itulah cuplikan cerita novel laris Negeri 5 Menara karya Ahmad Fuadi yang menjadi topik Kick Andy kali ini.

Ahmad Fuadi yang berperan sebagai Alif di novel itu berkisah, ia tak menyangka dan tak percaya bisa menjadi seperti sekarang ini. Pemuda asal Desa Bayur, Maninjau, Sumatera Barat itu adalah pemuda desa yang diharapkan bisa menjadi seorang guru agama seperti yang diinginkan kedua orangtuanya. Keinginan kedua orangtua Fuadi tentu saja tidak salah. Sebagai “amak” atau Ibu kala itu, menginginkan agar anak-anaknya menjadi orang yang dihormati di kampung seperti menjadi guru agama.